Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Karang Taruna dan Bupati Way Kanan Bergandengan Tangan Kembangkan UMKM
Advertisement . Scroll to see content

Benih Lobster Senilai Rp1,1 Miliar dari Gudang Penampungan yang Digerebek Polda Lampung 

Rabu, 07 Agustus 2024 | 20:16 WIB
  • author Rizki Tri Setyo
Benih Lobster Senilai Rp1,1 Miliar dari Gudang Penampungan yang Digerebek Polda Lampung 
Benih Lobster Senilai Rp1,1 Miliar dari Gudang Penampungan yang Digerebek Polda Lampung, (Foto: Bidhumas Polda Lampung)

LAMPUNG, iNewsWaykanan.id - Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Lampung menggerebek gudang penampungan Benih Bening Lobster (BBL) di Kabupaten Pesisir Barat. 7.500 BBL senilai Rp 1,1 miliar diamankan sebagai barang bukti.

Selain barang bukti tersebut, polisi juga mengamankan dua pekerja yakni RH dan RP. Keduanya telah ditetapkan menjadi tersangka.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan dari hasil penyelidikan benih lobster ini akan diselundupkan ke beberapa negara diantaranya Vietnam.

"Benih lobster ini akan diselundupkan ke Vietnam dan beberapa negara lainnya," katanya, Selasa (06/08/2024).

Dia menjelaskan, dari hasil penyelidikan diketahui juga harga jual BBL per ekornya senilai Rp 150 ribu.

"Untuk harga jualnya satu ekor BBL Rp 150 ribu, jadi untuk 7.500 ekor BBL ini diperkirakan harga jual nya mencapai Rp 1,1 miliar," ungkapnya.

Sementara untuk harga beli dari nelayan, Umi menerangkan gudang penampungan ini biasanya membeli per ekor BBL senilai Rp 50 ribu.

"Mereka ini mendapatkan BBL dari para nelayan, jadi mereka ini mencari ataupun menunggu para nelayan itu datang. Harganya belinya Rp50 ribu," tandasnya.

Sebelumnya, Polda Lampung menggerebek tempat penampungan Benih Lobster di Kabupaten Pesisir Barat. Ribuan benih lobster disita jadi barang bukti.

Penggerebekan ini terjadi pada Minggu (04/08/2024) malam pada pukul 19.00 WIB. di Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah.

Editor: Yuswantoro

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut