Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! PJ Kades Bangun Rejo OKU Timur Dibunuh Anak Kandungnya Pakai Senjata Api Rakitan
Advertisement . Scroll to see content

Bau Tak Sedap Genangan Air di Pasar Lama Gumawang Perlu Penanganan Pemerintah

Rabu, 20 Juli 2022 | 00:24 WIB
  • author Ades Bela Jaya
Bau Tak Sedap Genangan Air di Pasar Lama Gumawang Perlu Penanganan Pemerintah
Genangan air bercampur lumpur di terminal Pasar Lama Gumawang Kecamatan Belitang  Kabupaten Oku Timur  Provinsi Sumatra Selatan timbulkan bau menyengat yang membuat pedagang dan pembeli mengeluh. (Foto: Ades Bela Jaya)

OKU TIMUR, iNews.id - Genangan air bercampur lumpur di terminal Pasar Lama Gumawang Kecamatan Belitang  Kabupaten Oku Timur  Provinsi Sumatra Selatan timbulkan bau menyengat yang membuat pedagang dan pembeli mengeluh.

Dari pantauan media iNews.id di lapangan, belum ada tindakan dari pihak yang terkait, jelas itu mengganggu pedagang yang berjualan di dekat genangan air kotor tersebut. Ditambah lagi terkadang turun hujan yang ditakuti berdampak negatif bagi kesehatan masyarakat. Selasa (19/07/2022)

Herman salah satu pekerja toko di pasar menjelaskan genangan air yang seperti kolam menimbulkan bau tak sedap. "Gimana ini pak, pasar nampak seperti kolam dan semakin hari airnya tidak kering-kering dan aroma yang tidak sedap jelas sangat mengganggu pak,” ujarnya.

Dirinya berharapa kepada pemerintah agar ditindak lanjuti karna ini sangat mengganggu pedagang dan pembeli.

Senada, Nike salah satu pembeli di Pasar Lama Gumawang mengatakan air yang menggenang sangat mengganggu. "Air genangan ini sangat mengganggu, apa lagi airnya bercampur lumpur dan bau tidak sedap menyengat apalagi sekarang kadang-kadang  hujan, semoga  instansi terkait segera menindak lanjuti ini," Kata Nike.

Editor: A. Natalis Sapta Aji

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut