Masyarakat Dusun 12 Sungai Nibung Tulang Bawang Laporkan Satimin Ke Polisi

Masih penjelasan dia, tentang tuduhan perusakan jelas tidak benar dan mengada-ada karena tidak ada tindakan perusakan atau barang yang rusak dalam kejadian itu, masyarakat hanya melakukan pengamanan kamtibmas bukan perampokan atau percobaan perampokan kepada Satimin, karena tidak pulang sampai larut malam padahal diketahui mereka sudah bercerai dan hal ini wajar dilakukan Pamong, masyarakat dan Linmas.
"Pamong yang melaksanakan pengamanan tidak pernah membawa nama Kapolsek, akan tetapi membawa Satimin ke Kantor polsek untuk diamankan demi kenyamanan dan ketertiban serta dikawatirkan bertambahnya jumlah masa masyarakat yang berkumpul," papar dia.
Tidak sampai disitu, ia memaparkan, tidak ada pemerasan karena terkait uang disepakati bersama dan uang itu diserahkan Satimin sendiri kepada pamong dan uang itu di pergunakan untuk pembangunan Gardu Ronda sesuai kesepakatan saat dilakukan mediasi.
"Meyikapi laporan Sataimin, kita serahkan sepenuhnya kepada polisi yang saat ini sedang berproses," urainya.
Lanjut ia lagi, pamong, masyarakat dan linmas mengenai pemberitaan dianggap kurang profesional karena tidak berimbang para media tidak meminta keterangan dari pamong, masyarakat dan linmas.
Semestinya para media memberitakan harus meminta keterangan pamong, masyarakat dan linmas juga jadi beritanya jelas bukan dari Satimin aja tidak sesuai fakta, kami meminta pihak media memberi hak jawab sesuai surat yang kami kirim ke media.
"Kami dan tokoh masyarakat telah berusaha memediasi agar kedua belah pihak atas permasalahan itu, akan tetapi Satimin selalu menolak," pungkasnya.
Editor : A. Natalis Sapta Aji